kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Menkeu: Pencairan dana saksi tunggu Perpres terbit


Kamis, 30 Januari 2014 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Promo Antar Jemput Bandara di Traveloka, Dapat Gratis Voucher Parfum Zataru


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Menteri Keuangan Chatib Basri mengungkapkan alasan Kementerian Keuangan membintangi dana saksi untuk pemilihan umum tahun 2014 ini lantaran belum lengkap dokumen. Seharusnya, setiap anggaran yang berasal dari negara harus memiliki kelengkapan dokumen sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jadi yang dibintangi tidak hanya dana saksi. Dana apa pun semua kelengkapan governance, dokumen harus ada dalam dana saksi ini kalau mau dicairkan semua harus ada peraturan presiden (perpres)," ujarnya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (30/1).

Chatib bilang sampai saat ini, dana saksi belum bisa dicairkan kalau presiden belum mengeluarkan perpres. Sebab semua anggaran itu harus memiliki kelengkapan dokumen. "Kalau perpresnya belum ada, ya itu (dana saksi) belum bisa dicairkan," terangnya.

Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal ini menambahkan, proses penentuan dana saksi hanya melibatkan Badan Pengawas Pemilu serta Kementerian Dalam Negeri, dan aturan yang jelas terkait pengalokasian dana ini masih belum disepakti oleh para institusi penyelenggara pemilu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×