kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Meningkatnya Kunjungan Wisatawan Mancanegara Dongkrak Penerimaan Devisa


Jumat, 03 November 2023 / 06:45 WIB
Meningkatnya Kunjungan Wisatawan Mancanegara Dongkrak Penerimaan Devisa
ILUSTRASI. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dalam tren meningkat. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren kunjungan wisatawan mancanegara meningkat, bila dibandingkan dengan periode saat pandemi Covid-19. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara periode Januari 2023 hingga September 2023, sebanyak 8,51 juta kunjungan atau naik 143,41% dari periode sama tahun sebelumnya. 

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky mengungkapkan, tren peningkatan pariwisata ini akan mendorong perolehan devisa pariwisata. 

"Perolehan devisa pariwisata akan memiliki dampak terhadap Rupiah, walaupun kemungkinan tidak terlalu besar mengingat arus modal keluar sedang terjadi dalam jumlah masif," terang Riefky kepada Kontan.co.id, Kamis (2/11). 

Baca Juga: Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Dalam Tren Meningkat

Selain karena devisa pariwisata, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara juga akan memberi dampak pengganda dan menghidupkan perekonomian domestik. 

"Terutama daerah wisata yang sempat mati selama Covid-19," tambah Riefky. 

Nah, untuk mendorong geliat sektor pariwisata, pemerintah bisa menarik investasi dan mengembangkan daerah wisata yang ramah turis asing. 

Pasalnya, sejauh ini Riefky melihar hanya beberapa lokasi saja yang menjadi daerah destinasi turis asing, padahal potensinya sangat banyak di seluruh Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×