kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Menhub targetkan pelabuhan Indonesia bersaing dengan Singapura dan Malaysia


Selasa, 22 September 2020 / 14:53 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tengah) didampingi Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (kiri) berbincang dengan seorang calon penumpang saat melakukan sidak penerapan protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia dapat bersaing dengan Singapura dan Malaysia.

Salah satu yang sedang dibangun adalah Pelabuhan Patimban, Jawa Barat. Pada tahap pertama pelabuhan Patimban ditargetkan berkapasitas 7 juta teus dan dapat dikembangkan dua kali lipat.

"Harapannya kita compete dengan Singapura dan Port Klang di Malaysia," ujar Budi usai rapat terbatas melalui video conference, Selasa (22/9).

Baca Juga: Jokowi minta pembangunan Patimban perhatikan dampak terhadap nelayan

Budi bilang saat ini Singapura telah memiliki kapasitas pelabuhan sebesar lebih dari 30 juta teus. Sementara Pelabuhan Patimban akan menambah kapasitas pelabuhan Tanjung Priok sebelumnya.

Asal tahu saja bagian pertama dari pembangunan tahap 1 disampaikan Budi akan selesai dan beroperasi kuartal keempat 2020 ini. Bagian tersebut merupakan terminal peti kemas dengan kapasitas 250.000 terus dan terminal kendaraan untuk ekspor berkapasitas 218.000 kendaraan.

"Tahap 2 tahun depan sampai 2023 akan membangun 66 hektare (ha), kita akan punya kapasitas 3,7 juta teus dan terminal kendaraan 382.000 kendaraan," terang Budi.

Pada tahap tersebut akan mulai dibangun terminal untuk kapal RORO sepanjang 200 meter. Hingga pembangunan tahap terakhir rencananya akan selesai pada tahun 2027.

Selanjutnya: Ridwan Kamil optimistis pelabuhan Patimban picu pembangunan kota metropolitan baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×