Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan ada sebanyak 50.374 jemaah umrah yang masih berada di Arab Saudi dan 14.115 di antaranya masih tertahan kepulangannya. Irfan mengatakan, data tersebut ada data per 11 Maret 2026.
"Jemaah umrah yang ada di Saudi per 11 Maret masih ada 50.374 yang kemungkinan stranded atau tertahan kemungkinan ada sebesar 14.115 dengan jumlah PPIU sebesar 1.239. Kami sudah memanggil semua PPIU yang terkait dengan ini," kata Irfan dalam rapat Komisi VIII DPR RI, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, sejak eskalasi konflik Timur Tengah memuncak pasca serangan Israel-Amerika Serikat (AS) dengan Iran tanggal 28 Februari 2026, stabilitas keamanan regional serta aktivitas transportasi udara internasional ikut terganggu.
Irfan menambahkan, beberapa negara di kawasan tersebut telah melakukan penutupan ruang udara, khususnya pada jalur penerbangan yang selama ini menjadi lintasan utama penerbangan internasional menuju kawasan Teluk.
Dengan adanya penutupan ruang udara tersebut, kata dia, membuat terganggunya penerbangan internasional.
Khususnya, penerbangan yang menggunakan skema transit melalui beberapa negara di Timur Tengah pun ikut terkendala.
"Dampak langsung yang telah terjadi adalah gangguan pada proses keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah, khususnya bagi jemaah yang menggunakan penerbangan transit," tuturnya.
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/11/15515981/menhaj-sebut-50374-jemaah-umrah-masih-di-arab-saudi-14115-terkendala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













