kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menengok kucuran insentif fiskal jumbo dari negara-negara yang hadapi virus corona


Kamis, 02 April 2020 / 11:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Menteri Keuangan Sri Mulyani


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

Italia, negara dengan jumlah kematian akibat virus corona terbesar sampai saat ini, mengucurkan € 25 miliar atau 1,4% PDB untuk perekonomiannya. Termasuk dukungan suplai kredit € 5,1 miliar untuk memperlancar likuiditas perusahaan hingga € 350 miliar atau 20% PDB. 

Korea dan Malaysia masing-masing menggelontorkan KRW 16 triliun atau 0,8% PDB dan RM 6 miliar atau 0,4% PDB sebagai stimulus fiskal. Stimulus diarahkan untuk pinjaman dan jaminan bagi dunia usaha, termasuk pembebasan pajak secara temporer serta  targeted cash transfer. 

“Ini semua menggambarkan bahwa dalam situasi ini, seluruh dunia melakukan langkah-langkah kebijakan luar biasa, kombinasi fiskal dan moneter, serta relaksasi sektor keuangan,” tutur Sri Mulyani. 

Pemerintah saat ini, katanya, fokus pada tiga prioritas dalam mengucurkan anggaran, yaitu sektor kesehatan, jaring pengaman sosial, serta perlindungan bagi industri dan dunia usaha. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×