kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Mendukung ekspor otomotif, Jokowi: Proyek pelabuhan Patimban dipercepat


Kamis, 19 April 2018 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo membuka pameran IIMS


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pembangunan Pelabuhan Patimban, Jawa Barat akan dipercepat. Hal itu demi mendukung laju ekspor di sektor otomotif.

Pasalnya, menurut Jokowi, dengan adanya Pelabuhan Patimban nanti bisa efisiensi biaya ekspor otomotif.

"Pelabuhan ini nantinya bisa membuat efisiensi biaya yang ada, sehingga bisa bersaing dan berkompetisi dengan dengan negara lain," ungkapnya di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018 di Jiexpo Kemayoran, Kamis (19/4).

Adapun sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini proyek Pelabuhan Patimban, Jawa Barat tinggal menunggu penilaian akhir tender.

Ditemui di kompleks Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu, Budi mengatakan proses tender saat ini sedang belangsung dan diharapkan selesai dalam satu dan dua pekan kedepan.

"Paling lambat Juli kita sudah mulai bangun," ungkapnya. Dengan begitu ditargetkan, tahun depan pembangunan sudah setengah rampung, dan setengahnya lagi dirampungkan tahun 2020.

Namun sayangnya, Budi enggan membeberkan siapa perusahaan yang telah masuk proses final tender tersebut. "Yang masuk final, kalau gak salah ada dua, mereka join dengan Jepang," jelasnya.

Meski begitu, dirinya memastikan dari Indonesia terdapat tiga kontraktor yang akan membangun proyek ini yakni Wijaya Karya, PTPP, dan Adhi Karya. Adapun ketiganya akan join dengan Penta Ocean dari Jepang untuk membangun pelabuhan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×