kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.059.000   35.000   1,16%
  • USD/IDR 16.960   17,00   0,10%
  • IDX 7.586   -124,85   -1,62%
  • KOMPAS100 1.060   -17,16   -1,59%
  • LQ45 776   -11,77   -1,49%
  • ISSI 267   -5,67   -2,08%
  • IDX30 410   -8,94   -2,13%
  • IDXHIDIV20 507   -8,43   -1,64%
  • IDX80 119   -2,14   -1,77%
  • IDXV30 137   -1,76   -1,26%
  • IDXQ30 133   -2,57   -1,90%

Mendukung ekspor otomotif, Jokowi: Proyek pelabuhan Patimban dipercepat


Kamis, 19 April 2018 / 12:55 WIB
Mendukung ekspor otomotif, Jokowi: Proyek pelabuhan Patimban dipercepat
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo membuka pameran IIMS


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pembangunan Pelabuhan Patimban, Jawa Barat akan dipercepat. Hal itu demi mendukung laju ekspor di sektor otomotif.

Pasalnya, menurut Jokowi, dengan adanya Pelabuhan Patimban nanti bisa efisiensi biaya ekspor otomotif.

"Pelabuhan ini nantinya bisa membuat efisiensi biaya yang ada, sehingga bisa bersaing dan berkompetisi dengan dengan negara lain," ungkapnya di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018 di Jiexpo Kemayoran, Kamis (19/4).

Adapun sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini proyek Pelabuhan Patimban, Jawa Barat tinggal menunggu penilaian akhir tender.

Ditemui di kompleks Istana Kepresidenan beberapa waktu lalu, Budi mengatakan proses tender saat ini sedang belangsung dan diharapkan selesai dalam satu dan dua pekan kedepan.

"Paling lambat Juli kita sudah mulai bangun," ungkapnya. Dengan begitu ditargetkan, tahun depan pembangunan sudah setengah rampung, dan setengahnya lagi dirampungkan tahun 2020.

Namun sayangnya, Budi enggan membeberkan siapa perusahaan yang telah masuk proses final tender tersebut. "Yang masuk final, kalau gak salah ada dua, mereka join dengan Jepang," jelasnya.

Meski begitu, dirinya memastikan dari Indonesia terdapat tiga kontraktor yang akan membangun proyek ini yakni Wijaya Karya, PTPP, dan Adhi Karya. Adapun ketiganya akan join dengan Penta Ocean dari Jepang untuk membangun pelabuhan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×