kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Mendikbud yakin anggaran kurikulum tidak membesar


Jumat, 15 Februari 2013 / 14:05 WIB
ILUSTRASI. Donat Mie merupakan kreasi sajian berbahan dasar mie yang dicetak menyerupai donat (Dok/Dapur Kobe)


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Edy Can



JAKARTA. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh yakin anggaran pelaksanaan kurikulum 2013 tidak akan membengkak dari yang sudah dialokasikan. Dia berjanji akan memanfaatkan anggaran yang telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013.

“Kami akan memanfaatkan. Tidak akan membengkak,” kata Nuh saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/2).

Pada 2013 ini, jatah pelaksanaan kurikulum 2013 sebesar Rp 2,4 triliun. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sendiri mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 73 triliun.

Meski perubahan kurikulum kerap menjadi momok yang ditakuti para orang tua, tapi M. Nuh memastikan pelaksanaannya tidak akan membebani karena buku-buku yang akan digunakan dibagikan secara gratis. Bahkan, dia mengatakan soal-soal latihan juga sudah tercantum satu paket dalam buku tersebut. “Nanti SD dari kelas 1-4 dapet buku baru dan itu gratis. Murid-murid tidak lagi kena LKS semuanya sudah campur sama buku itu,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×