kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Mendagri turun tangan jika Jokowi tak diizinkan


Senin, 24 September 2012 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Kegiatan menabung di celengan. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku akan turun tangan langsung bila Joko Widodo tidak diizinkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Menurutnya, setiap orang boleh mengajukan pengunduran diri sesuai dengan undang-undang.

Joko Widodo adalah walikota Solo yang diperkirakan akan menjadi gubernur DKI Jakarta. Berdasarkan hasil perhitungan cepat, pasangan calon Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama memperoleh suara terbanyak mengalahkan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli.

Gamawan sendiri yakin DPRD Solo akan mengizinkan Joko Widodo akan mengundurkan diri. Sebab, dia beralasan, Joko Widodo telah memberitahukan kepada pihak-pihak yang terkait sewaktu mencalonkan diri sebagai kepala daerah DKI Jakarta.

Namun, Gamawan akan memberikan penjelasan langsung kepada DPRD Solo bila tidak mengizinkan Joko Widodo terbang ke Jakarta. "Nanti kami akan memfasilitasi seperti di Garut," katanya. Di Garut itu, Kementerian Dalam Negeri turun ke sana dan menjelaskan ke DPRD soal pengunduran Wakil Bupati Dicky Chandra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×