kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,98   -4,21   -0.41%
  • EMAS930.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Mendag Sebut Beberapa Harga Komoditas Pangan Turun dan Stabil, Apa Saja?


Rabu, 08 Juni 2022 / 14:08 WIB
Mendag Sebut Beberapa Harga Komoditas Pangan Turun dan Stabil, Apa Saja?
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi melaporkan beberapa harga komoditas pangan turun dan terpantau stabil.

Berdasarkan pantauannya pada Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 6 Juli 2022, dia mendapati perkembangan harga komoditi pangan ada yang mengalami penurunan dibandingkan lebaran lalu.

“Kemendag terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok secara harian melalui SP2KP dibandingkan Lebaran lalu. Terpantau sejumlah harga komoditas tercatat stabil dan mengalami penurunan," kata Lutfi dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (7/6).

Baca Juga: Kemensos Tagih Anggaran BLT Minyak Goreng Rp 6,19 Triliun

Adapun beberapa harga komoditi pangan terpantau stabil dan mengalami penurunan diantaranya yaitu, beras medium berada di kisaran Rp. 10.500 per kg, selanjutnya beras premium Rp. 12.500 per kg.

Selanjutnya daging sapi, dikatakannya, harga daging sapi terus mengalami penurunan di kisaran Rp. 135.300 per kg dari harga tertinggi Rp. 149.500 per kg,, daging ayam turun 9,88 % menjadi Rp. 37.400 per kg dari semula Rp. 41.500 per kg.

“Bawang putih turun 3,89% menjadi 32.100 per kg, gula pasir stabil rata-rata Rp. 14.700 per kg dan tepung terigu stabil di harga Rp. 11.600 per kg,” sebutnya.

Meski demikian dia mengakui bahwa ada beberapa komoditi pangan yang mengalami kenaikan.

Di jabarkannya, Telur aram ras mengalami kenaikan 3,58 % menjadi 29.100 per kg, bawang merah naaik 9,54 % menjadi Rp. 43.600 per kg, kedelai Rp. 14.100 per kg. Sementara kenaikan tertinggi terjadi pada komoditas cabe. Dia mengatakan harga cabe merah keriting Rp. 52.300 per kg, cabe merah besar naik 24,82 % jadi Rp. 53.300 per kg, cabe rawit naik 38,66 % menjadi Rp. 66.000 per kg.

Baca Juga: Harga Pangan dan Energi Naik, Arus Kas Keluar Rumah Tangga Berpotensi Naik 0,4% PDB

Menurutnya, kenaikan yang terjadi pada cabe dikarenakan faktor cuaca, sehingga menjadi penyebab terganggunya panen cabai sehingga harga menjadi tinggi.

"Itu kan siklus, kenapa naik karena lahannya lagi basah jadi mengganggu panen," ucapnya.

Sementara untuk harga minyak goreng masih terpantau di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp. 14.000 per liter dimana harga curah masih dihargai Rp 16.600, sedangkan untuk kemasan sederhana Rp. 22.800 per kg dan kemasan premium Rp. 25.800 per kg.

"Dalam upaya stabilisasi harga minyak goreng, Kemendag telah meluncurkan program minyak goreng curah rakyat untuk menyediakan minyak goreng curah kepada masyarakat sesuai HET yaitu Rp 14.000/liter atau Rp 15.500/kg," tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×