kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Mau gugat ke MK, politisi PPP nilai sikap SBY lucu


Senin, 29 September 2014 / 16:13 WIB
IHSG Merosot 0,18%, Cermati Saham yang Banyak Dijual Asing, Rabu (12/4)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Keinginan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menguggat UU Pilkada yang disahkan DPR dianggap lucu. Hal itu diutarakan Wakil Ketua Umum PPP Dimyati Natakusumah di Gedung DPR, Senin (29/9).

"Lucu ya karena ini kan program pemerintah, kecuali Demokrat yang walkout karena merasa ada beberapa poin, kalau Pak SBY kan pemerintah," tutur Dimyati.

Dimyati mengatakan RUU Pilkada tetap bersifat demokratis karena opsinya bisa dipilih rakyat atau dewan perwakilan. Kedua opsi tersebut terdapat positif dan negatifnya.

"Bisa terhadap pemenangan dan kemampuan daya suka seseorang anti dipilih oleh DPRD, terus juga cetakan-cetakan kalau biasanya kan kotor dijalan, ini engak perlu lagi. Pengawasan lebih mudah kalau terjadi money politik kan cuma di DPRD," kata Dimyati.

Dimyati mengakui sulit bagi SBY untuk membedakan sebagai ketua umum Demokrat atau presiden sebagai kepala pemerintah. "Tapi intinya kalau pemerintah melakukan judicial review. Itu lucu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×