kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Marzuki:Jokowi jangan salahkan gubernur sebelumnya


Selasa, 21 Januari 2014 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan di ATM Bank KB Bukopin di Jakarta, Selasa (4/5). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/05/2021.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie mengatakan banjir yang melanda wilayah Jakarta merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, ia meminta kepada semua pihak, termasuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk tidak menyalahkan siapa pun, termasuk para gubernur sebelumnya.

"Masalah banjir ini masalah kita bersama, makanya Pak Jokowi ini untuk bekerja saja tidak menyalahkan pendahulu atau siapa-siapa, seperti Pak Sutiyoso tidak bekerja, atau yang lainnya," katanya, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/1/2014).

Menurut petinggi Partai Demokrat itu, dalam situasi banjir seperti saat ini, berbagai pernyataan yang dikeluarkan para pejabat, termasuk Jokowi bisa menyinggung perasaan orang lain. "Kalau saling menyalahkan itu menyinggung perasaan orang kan. Dan menyinggung kepala daerah lain seperti Bekasi, Depok," ujar Marzuki.

Ia mengatakan, banjir di Jakarta selalu terjadi setiap musim hujan tiba. Dengan kondisi seperti ini, kata Marzuki, maka semua pihak yang berkepentingan duduk bersama mencari solusi menangani persoalan banjir Ibu Kota.

"Jangan merasa hanya kita yang bisa. Itu tidak mungkin. Permasalahan Indonesia itu banyak, makanya tidak bisa diselesaikan hanya oleh satu orang," kata Marzuki. (Rahmat Fiansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×