kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ma'ruf Amin mengakui tidak mudah turunkan angka stunting hingga 14%


Selasa, 11 Februari 2020 / 15:52 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (tengah) memimpin rapat pleno Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) di Kantor TNP2K, Jakarta, Selasa (11/2/2019). Rapat tersebut membahas tantangan ambisius penurunan kemiskinan 6,5 persen dan penurunan stunt


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

"Misalnya kita lihat, program yang dibutuhkan desa itu apa, kekurangannya apa, jangan sampai butuhnya ini, programnya yang lain, jadi kita sesuaikan," ujar Ma'ruf.

Berdasarkan keterangan resmi TNP2K, disebutkan bahwa tantangan terbesar dalam percepatan penurunan stunting adalah melakukan konvergensi, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan intervensi di tingkat desa.

Baca Juga: Bos Bank Dunia pernah mempermalukan Sri Mulyani, tentang hal apa?

Ma'ruf pun mempertanyakan terkait efektivitas anggaran yang menurutnya belum tercermin dalam penurunan stunting. Saat ini, terdapat anggaran lebih dari Rp 29 triliun untuk mencegah stunting yang tersebar di berbagai kementerian/lembaga, anggaran tersebut pun belum termasuk anggaran yang dialokasikan dunia usaha dan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×