kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Malam pertama, Jokowi sibuk memilih calon menteri


Selasa, 21 Oktober 2014 / 10:19 WIB
ILUSTRASI. Hingga Senin (8/5) ini, sudah ada 38 emiten baru yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Malam pertama presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan ternyata tak dilaluinya dengan tertidur pulas. Sebab, sepanjang malam sampai dini hari tadi Jokowi sibuk memanggil sejumlah calon menterinya.

Namun, Jokowi enggan menjelaskan berapa orang yang telah dipanggil. Ia tidak menampik kalau pemanggilan tersebut terkait dengan hasil penulusuran oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ia mengaku akan mengevaluasi semua calon menteri hasil pemeriksaan PPATK. "Mestinya seperti itu (dievaluasi), gunanya apa PPATK," katanya di Istana Merdeka, Selasa (21/10).

Namun, mantan gubernur DKI Jakarta ini menolak menyebutkan seperti apa hasil laporan dari PPATK dan KPK. Seperti diketahui, untuk mengetahui track record calon menterinya, Jokowi telah meminta bantuan KPK dan PPATK untuk ditelusuri.

Jika ada catatan hitam dari KPK atau PPATK, bukan tidak mungkin Jokowi batal menjadikan nama yang sudah dicalonkan menjadi menteri. Namun Jokowi mengatakan semua berpulang kepada dirinya, karena penunjukan menteri menjadi hak preogratif presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×