kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Makin besar, Sri Mulyani sisihkan Rp 62,3 triliun dari APBN untuk tangani corona


Jumat, 20 Maret 2020 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kiri) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kiri) dan Ketua OJK Wimboh Santoso (kanan) memberikan keterangan kepada media tentang Stimulus Kedua P


Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

Dengan begitu, tersedia ruang fiskal lebih bagi prioritas saat ini yaitu kesehatan dan perlindungan ekonomi masyarakat. 

Termasuk dalam realokasi ini adalah belanja perjalanan dinas yang menurut Sri Mulyani akan dipangkas paling tidak 50% dari anggaran awal Rp 43,7 triliun untuk diarahkan pada belanja prioritas. 

Baca Juga: Angka kematian akibat corona jadi 32 kasus, Jawa Barat tambah 6 kasus

“Perubahan belanja K/L ini kita fasilitasi secara cepat, tanpa perlu bertemu, dalam waktu kurang dari dua hari sehingga K/L bisa langsung melakukan adjustment,” tandas Menkeu. 

Selain APBN, Sri Mulyani juga mengidentifikasi realokasi APBD yang nilainya diperkirakan bisa mencapai Rp 56 triliun sampai Rp 59 triliun. Ini lebih tinggi dari anggaran TKDD yang telah diidentifikasi sebelumnya yaitu sebesar Rp 17,7 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×