kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Mabes Polri tarik 20 penyidiknya KPK


Jumat, 14 September 2012 / 19:57 WIB
Mabes Polri tarik 20 penyidiknya KPK
ILUSTRASI. Sakit kepala termasuk salah satu gejala Virus Corona.


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kepolisian menarik 20 penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari institusinya. Satu dari 20 orang tersebut adalah penyidik yang menangani dugaan korupsi simulator ujian Surat Izin Mengemudi (SIM).

Juru Bicara KPK Johan Budi SP membenarkan adanya surat yang dikirimkan Polri kepada KPK terkait 20 penyidik tersebut. Surat yang masuk ke KPK pada 12 September itu menyatakan, Polri tidak memperpanjang masa tugas para penyidik itu di KPK.

Johan membantah penarikan 20 orang penyidik ini terkait dengan kasus dugaan korupsi simulator SIM Korps Lalu Lintas Polri yang tengah disidik KPK. "Tidak ada hubungan sama sekali," katanya, Jumat (14/9).

Menurut dia, Polri bisa saja tidak memperpanjang masa tugas penyidiknya di KPK sesuai dengan ketentuan undang-undang. Peraturan tentang kepegawaian KPK mengatakan, kontrak penyidik di KPK dapat diperpanjang satu kali. Adapun satu kali kontrak lamanya empat tahun.

Hanya saja, menurut Johan, di antara 20 penyidik KPK yang disebut ada yang baru ditugaskan dua hingga tiga tahun. Berdasarkan aturan, dia bilang masa tugas mereka empat tahun dan bisa diperpanjang. (Icha Rastika /Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×