kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Maaf program kartu prakerja tak menjamin peserta bisa medapat pekerjaan


Rabu, 29 April 2020 / 22:41 WIB
Maaf program kartu prakerja tak menjamin peserta bisa medapat pekerjaan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - Pemerintah menegaskan tidak menjamin peserta yang ikut pelatihan program kartu prakerja bisa mendapatkan pekerjaan setelah mengikuti pelatihan daring di program tersebut.

Sebab saat ini kebutuhan tenaga kerja, apalagi untuk industri manufaktur dan industri digital yang banyak membutuhkan tenaga kerja, sangat kompleks. Calon tenaga kerja harus mengikuti pelatihan vokasi dan memiliki keahlian khusus agar bisa mejadi tenaga kerja di peruahaan tersebut.

Baca Juga: Inilah perincian stimulus Rp 34 triliun bagi debitur UMKM dan usaha ultra mikro

Karena itulah kahlian alias skil individu tetap dibutuhkan bagi semua angkatan kerja agar bisa bersaing mendapatkan pekerjaan, bukan hanya mengandalkan program kartu prakerja dari pemerintah. 

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam webinar Kartu Prakerja, Rabu (29/4), mengatakan, pemerintah tak bisa menjamin peserta mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: Anggaran Penanganan Corona Membengkak

"Yang bisa menjamin itu termasuk diri sendiri, menunjukkan diri sendiri untuk kemudian dipertimbangkan oleh HRD perusahaan. Jadi ekspektasinya harus pas, jangan over promise," terang dia.

Hanya pemerintah akan berupaya mendorong lembaga pelatihan yang ikut menyediakan konten di program kartu prakerja berkolaborasi dengan perusahaan. Harapanya, perusahaan bisa menyerap tenaga kerja dari peserta program.

Baca Juga: Sah, 28,3 juta debitur kredit mikro dapat subsidi bunga dan angsuran ditunda 6 bulan

Pemerintah juga mengklaim sudah melakukan komunikasi dengan asosiasi pengusaha, untuk menyerap tenaga kerja yang keterampilannya meningkat karena ikut program ini. "Perlu saya sampaikan pesan komite jangan hanya jadi karyawan tapi juga ajarkan jadi wirausaha," ujarnya.

SELANJUTNYA>>>




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×