kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Luhut Ungkap 6 Juta Hektare Perkebunan Sawit Belum Bayar Pajak


Senin, 02 Desember 2024 / 15:08 WIB
Luhut Ungkap 6 Juta Hektare Perkebunan Sawit Belum Bayar Pajak
ILUSTRASI. Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkann temuan mengejutkan terkait luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang belum membayar pajak.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkann temuan mengejutkan terkait luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang belum membayar pajak.

Menurut Luhut, data menunjukkan bahwa total luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia mencapai 18 juta hektare, jauh lebih besar dari angka sebelumnya yang diperkirakan hanya 12 juta hektare.

Artinya, ada sekitar 6 juta hektare yang selama ini bertahun-tahun tidak membayar pajak.

Baca Juga: Kondisi Fiskal Makin Berat, Ekonom Proyeksi Kenaikan Tarif PPN 12% Tetap Berjalan

"Jadi 6 juta hektare (perkebunan sawit), bertahun-tahun tidak bayar pajak. Ini fakta ini," ujar Luhut dalam acara VPL ATA X-Plore, Senin (2/12).

Luhut menyoroti bahwa 6 juta hektare lahan perkebunan sawit yang tidak terdata tersebut memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan negara.

"Itu source of revenue," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×