kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Lembaga Manajemen Aset Negara telah mengelola Rp 29,1 triliun aset negara


Rabu, 18 Desember 2019 / 18:10 WIB
LMAN - Kontan Native Online


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Begitu pula dengan optimalisasi 2.100 hektare area aktiva kilang LNG Badak di Bontang yang menghasilkan PNBP sebesar Rp 598 miliar di 2019.

Tak hanya PNBP, manfaat ekonomi dari optimalisasi kilang LNG Badak di Bontang mencapai Rp 95,16 miliar, serta manfaat cost saving mencapai Rp 41,23 miliar. 

Baca Juga: Kementerian PUPR siapkan tenaga kerja yang berkualitas di sektor konstruksi

Selain itu, LMAN juga memiliki kelolaan aset properti yang menghasilkan PNBP sebesar Rp 34,93 miliar di 2019. Terdiri dari 116 unit apartemen dan 22 unit aset eks Hak Tanggungan Bank Indonesia (HTBI). 

Di luar tugas mengelola aset negara, LMAN juga berperan menjamin ketersediaan lahan tepat waktu bagi pekerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Rahayu mengungkapkan, hingga 13 Desember, telah terealisasi pembayaran pengadaan tanah sebesar Rp 45,09 triliun untuk mendukung 69 PSN. 

“Total jumlah luas bidang pengadaan tanah mencapai 68.251 bidang, terdiri dari berbagai proyek strategis seperti ruas jalan tol, jalur kereta, bendungan dan irigasi, serta pelabuhan,” tutur Rahayu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×