kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.708   0,00   0,00%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

KTT ASEM ke-8 bahas keamanan Selat Malaka


Selasa, 21 September 2010 / 16:57 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Masalah keamanan Selat Malaka akan menjadi pembahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Europe Meeting (KTT ASEM) ke-8 pada 4-5 Oktober 2010 di Brussele, Belgia.

Direktur Kerjasama Intra Kawasan Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri Dian Wirengjurit bilang, Selat Malaka merupakan jalur perdagangan yang penting. Dia bilang, banyak negara yang berkepentingan terhadap keamanan selat yang memisahkan pulau Sumatera dan Semenanjung Malaysia tersebut.

Namun, Dian mengatakan, pemerintah ingin masalah keamanan ini diselesaikan oleh tiga negara saja yakni Indonesia, Singapura dan Malaysia. Sebab, pemerintah menilai, ketiga negara mampu menangani keamanan Selat Malaka. "Kami tidak mau kalau aspek keamanannya diinternasionalisasikan," ucapnya, Selasa (21/9).

Sekadar catatan, masalah keamanan Selat Malaka sempat meresahkan negara dan kalangan dunia usaha dari Eropa dan Asia. Pasalnya, 80% ekspor-impor dan lalu lintas perdagangan masih dikirimkan melalui selat tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×