kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

KSAU bantah Helikopter AW-101 dibeli Setneg


Selasa, 07 Februari 2017 / 14:50 WIB
KSAU bantah Helikopter AW-101 dibeli Setneg


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan, pembelian helikopter AgustaWestland 101 (AW-101) berasal dari TNI AU, bukan dari Sekretariat Negara.

"Saya tegaskan, anggaran yang digunakan untuk pembelian helikopter AW-101 adalah anggaran AU, bukan Setneg," ujar Hadi di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (7/2).

Pernyataan Hadi ini sekaligus membantah pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang mengatakan pengadaan AW-101 merupakan perencanaan dan penganggaran dari Kementerian Sekretariat Negara.

Selain soal rencana anggaran, proses pengadaan AW-101 pun dilakukan oleh TNI AU. Hadi memastikan rangkaian proses pembelian AW-101 diketahui pula oleh Kementerian Pertahanan sebagai kementerian induk tiga matra TNI.

"Dukungan administrasinya dari Kementerian Pertahanan. Untuk bisa kami mencairkan (anggaran) kan semuanya dari Kementerian Pertahanan," ujar Hadi.

Meski demikian, pengadaan AW-101 yang diketahui oleh Kemenhan itu memang diperuntukkan bagi angkutan VVIP (Presiden).

Kemenhan tidak mengetahui bahwa setelah pengadaan itu ditolak Presiden Jokowi, peruntukan AW-101 diubah dari VVIP menjadi untuk pesawat angkut pasukan.

Atas dasar itu pula, Hadi membentuk tim investigasi untuk menyelidiki dugaan penyelewengan dalam pembelian AW-101. "Oleh sebab itu, saya membentuk tim investigasi ke dalam, internal AU. Untuk melihat proses perencanaan sampai pengadaan itu bagaimana," papar Hadi.

Saat ini, helikopter AW-101 sudah datang dan disimpan di salah satu hanggar TNI AU. Namun, belum ada proses serah terima alutsista karena menunggu proses investigasi.

(Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×