kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.735   27,00   0,15%
  • IDX 6.499   -26,74   -0,41%
  • KOMPAS100 848   -1,66   -0,20%
  • LQ45 641   -3,31   -0,51%
  • ISSI 229   0,33   0,15%
  • IDX30 358   -2,02   -0,56%
  • IDXHIDIV20 436   -1,06   -0,24%
  • IDX80 97   -0,30   -0,31%
  • IDXV30 121   0,26   0,21%
  • IDXQ30 113   -0,62   -0,54%

Kronologis penangkapan Bupati Biak oleh KPK


Selasa, 17 Juni 2014 / 13:02 WIB
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) memperkirakan penyaluran kredit tahun ini akan tumbuh lebih pesat dari tahun lalu. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah mengamankam Bupati Biak Numfor, Papua, Yesaya Sombuk, Senin (16/6) malam. Selain Yesaya, KPK juga turut mengamankan lima orang lainnya dalam operasi tangkap tangan yang berlangsung di Hotel Acacia, di bilangan Matrama, Jakarta, tadi malam.

"Perlu diinformasikan bahwa kemarin malam sekitar 21.30 WIB, penyidik KPK telah mengamankan enam orang dari lokasi kejadian di Hotel Acacia di Matraman, Jakarta, kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (17/6).

Lebih lanjut Johan menjelaskan, sekitar pukul 21.00 WIB tadi malam, seseorang bernama TM yang merupakan seorang pengusaha bertemu dengan Y yang diketahui sebagai Kepala Dinas Penanggulangan Bencana di Kabupaten Biak Numfor di hotel tersebut. Setelah pertemuan tersebut terjadi, keduanya menuju ke sebuah kamar di lantai tujuh hotel tersebut.

"Di sana didapati Bupati Kabupaten Biak Numfor, YS," tambah Johan.

Lebih lanjut sambung Johan, baik TM dan Y kemudian keluar kamar dan tidak jauh dari kamar itu, penyidik KPK mencokok keduanya. Keduanya pun dibawa kembali ke kamar lantai tujuh yang masih terdapat Bupati Biak Numfor, Yesaya Sombuk.

KPK kemudian mengamankan ketiga orang tersebut bersama dengan sopir dan ajudan Yesaya serta sopir YM. Keenamnya kemudian digelandang ke Kantor KPK pada malam tadi. Hingga berita ini diturunkan keenamnya pun masih menjalani pemeriksaan KPK dan masih berstatus sebagai terperiksa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×