kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

KPU didesak coret Ruhut dari daftar Caleg


Minggu, 08 Desember 2013 / 15:34 WIB
ILUSTRASI. Tori Soboro lebih dikenal sebagai Soboro Donburi yang merupakan masakan klasik khas Jepang (dok/Norecipes)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pengamat Politik Boni Hargens geram dengan pernyataan rasis kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul kepada dirinya. Karena itu, dia menilai Demokrat tak layak diikutsertakan pada Pemilu 2014 mendatang.

"Kita pastikan Partai Demokrat sebagai partai rasis, dan kita menolak Partai Demokrat untuk ikut pemilu 2014," kata Boni Hargens saat Deklarasi Gerakan Anti Diskriminasi (Granad), di TIM, Cikini, Jakarta, Minggu (8/12).

Tak hanya melaporkan Ruhut ke Polisi, Boni juga akan mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meminta agar daftar Caleg Demokrat bernama Ruhut dicoret sebagai peserta pemilu legislatif.

"Kami juga akan mendatangi KPU untuk mencoret Ruhut dari pencalonan sebagai calon anggota legislatif karena melakukan tindakan rasis," kata Boni.

Selain itu, Boni minta Ruhut untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung ke publik, melalui media masa. Sebab, ulahnya itu berdampak sistemik, tidak hanya secara pribadi ke Boni, namun etnis lainnya.

Akibat aksi rasisme yang dilakukan Ruhut, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Granad telah melaporkan ke berapa lembaga, antara lain, Polda Metro, Komnas HAM, berikutnya ke KPU dan rencana aksi demonstrasi ke Kantor DPP Demokrat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×