kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

KPK tak peduli dibilang pembohong oleh PKS


Sabtu, 25 Mei 2013 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Promo PegiPegi 12-16 Des 2021, Diskon Hotel SANS, Sunera, dan Urbanview Hingga 55%


Sumber: Tribunnews |

SUKABUMI. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan lembaganya tak terpengaruh dengan pernyataan negatif dari sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mengusut kasus dugaan suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Samad menegaskan, pihaknya telah memiliki bukti yang cukup dan sudah berada pada jalur yang benar dalam mengusut kasus yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Tidak apa-apa dibilang bohong. Tidak masalah. Yang jelas kami punya bukti-bukti dan fakta yang saat ini belum bisa kami ungkap," kata Abraham Samad di Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/5).

Sebelumnya, Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin pernah mengatakan bahwa penyidik KPK melakukan gertakan kepadanya dengan cara memperlihatkan sejumlah foto Ahmad Fathanah saat berkunjung ke rumahnya.

"Rekaman juga semuanya dibuka, tapi semuanya bluffing (gertakan) isinya," kata Hilmi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/5). Pada saat itu, Hilmi diperiksa KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk Luthfi Hasan Ishaaq selama 6,5 jam.

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×