kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

KPK tak peduli dibilang pembohong oleh PKS


Sabtu, 25 Mei 2013 / 18:39 WIB
ILUSTRASI. Promo PegiPegi 12-16 Des 2021, Diskon Hotel SANS, Sunera, dan Urbanview Hingga 55%


Sumber: Tribunnews |

SUKABUMI. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan lembaganya tak terpengaruh dengan pernyataan negatif dari sejumlah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam mengusut kasus dugaan suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Samad menegaskan, pihaknya telah memiliki bukti yang cukup dan sudah berada pada jalur yang benar dalam mengusut kasus yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Tidak apa-apa dibilang bohong. Tidak masalah. Yang jelas kami punya bukti-bukti dan fakta yang saat ini belum bisa kami ungkap," kata Abraham Samad di Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (25/5).

Sebelumnya, Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin pernah mengatakan bahwa penyidik KPK melakukan gertakan kepadanya dengan cara memperlihatkan sejumlah foto Ahmad Fathanah saat berkunjung ke rumahnya.

"Rekaman juga semuanya dibuka, tapi semuanya bluffing (gertakan) isinya," kata Hilmi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/5). Pada saat itu, Hilmi diperiksa KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk Luthfi Hasan Ishaaq selama 6,5 jam.

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×