kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

KPK rekonstruksi penangkapan Rudi Rubiandini


Jumat, 04 Oktober 2013 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Kesuburan


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (4/10) melakukan rekonstruksi peristiwa penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) non aktif, Rudi Rubiandini.

"Penyidik melakukan rekonstruksi penangkapan SGT (Simon Gunawan Tanjaya, Petinggi PT Kernel Oil Pte Ltd Indonesia), RR (Rudi Rubiandini, kepala SKK Migas), dan D (Deviardi, swasta)," ujar Johan Budi, kepada wartawan, Jumat (4/10).

Rekonstruksi penangkapan tersebut dilakukan di empat lokasi berbeda. Yakni, di Bank Mandiri Wisma Mulia dan Bank Mandiri Pusat di Jenderal Gatot Subroto.

Dua tempat rekonstruksi lainnya dilakukan di lobi pintu keluar PT Kernel Oil Pte Ltd Indonesia, dan di rumah RR Jalan Brawijaya 8 No.30, Jakarta.

Kasus dugaan suap di SKK Migas sendiri terungkap dari peristiwa tangkap tangan yang dilakukan penyidik terhadap Rudi Rubiandini, Simon Tanjaya dan Deviardi.

Ketiganya ditangkap di dua lokasi berbeda. Mereka baru saja melakukan serah terima sejumlah uang untuk pengurusan kegiatan di SKK Migas.

Kini ketiganya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Rudi dan Ardi disangkakan pasal penerimaan suap, sedangkan Simon sebagai pemberi suap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×