kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KPK imbau Catherine Wilson penuhi panggilan pekan


Selasa, 18 Februari 2014 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Buah Apel Jika Dikonsumsi Secara Rutin


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi mengimbau model Catherine Wilson untuk memenuhi panggilan pemeriksaan yang dijadwalkan pada Senin (24/2/2014) pekan depan. Catherine dijadwalkan ulang untuk diperiksa sebagai saksi bagi tersangka kasus dugan tindak pidana pencucian uang Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

"Diharapkan yang bersangkutan hadir untuk memberikan keterangan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Selasa (18/2/2014), di Jakarta.

Pemeriksaan Catherine pekan depan tersebut merupakan penjadwalan ulang setelah KPK batal memeriksanya pada Jumat (14/2/2014). Ketika itu KPK salah alamat sehingga surat panggilan pemeriksaan tidak sampai ke tangan Catherine. Menurut Johan, alamat rumah untuk surat yang dikirim sebelumnya berbeda dari rumah yang kini ditinggali Catherine.

Adapun Catherine diperiksa karena dianggap tahu seputar aliran uang Wawan. Pada Jumat (14/2/2014), KPK memeriksa artis Jennifer Dunn sebagai saksi dalam kasus yang sama. Seusai diperiksa, Jennifer mengaku telah memperoleh Toyota Vellfire dari Wawan. Mobil tersebut, kini diamankan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Menurut Jennifer, Vellfire putih itu diberikan Wawan agar dia bersedia bergabung dalam rumah produksi yang dimiliki Wawan dan partner. Jennifer juga membantah adanya hubungan spesial antara dia dan Wawan. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×