kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.099   19,00   0,11%
  • IDX 5.441   52,72   0,98%
  • KOMPAS100 705   8,05   1,16%
  • LQ45 549   4,21   0,77%
  • ISSI 186   3,01   1,64%
  • IDX30 306   1,07   0,35%
  • IDXHIDIV20 403   3,26   0,81%
  • IDX80 81   0,78   0,97%
  • IDXV30 112   1,76   1,59%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Konversi BBM ke biofuel hemat devisa US$ 592 juta


Rabu, 16 April 2014 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. Aktor Korea Selatan Song Joong-Ki Akan Hadir di Red Carpet Presented by Bukalapak


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah mengklaim kebijakan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar nabati (BBN) alias biofuel berjalan efektif.

Menurut Menteri Perekonomian Hata Rajasa, sejak kebijakan itu dikeluarkan pada September tahun lalu, hingga Februari tahun ini sudah bisa menghemat devisa negara sebesar US$ 592 juta.

Penghematan itu timbul akibat berkurangnya konsumsi BBM karena keberadaan 10% biofuel di setiap produksi solar.  

Pada 2013, jumlah biofuel yang berhasil digunakan dalam solar mencapai 800 juta kilo liter (KL). Sementara di tahun ini, pemerintah menargetkan konsumsi biofuel meningkat hingga 2,3 juta KL.

Hata juga bilang, sepanjang tahun 2014, jumlah biofuel yang sudah digunakan mencapai 300.000 KL. Ia berharap, kebutuhan BBM tidak meningkat tahun ini.

Alasannya, membengkaknya kebutuhan BBM bisa membuat subsidi ikut terkerek naik. Itu artinya, penghematan anggaran akan sulit terwujud jika kebutuhan impor BBM tetap tinggi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menimpali, ke depan jumlah biofuel harus ditingkatkan. Ia menargetkan, pada tahun 2016 kadar biofuel harus bertambah dari 10% menjadi 20%.

Namun, untuk bisa mencapai tahap itu, pihaknya akan terlebih dahulu menstabilkan penggunaan biodiesel di semua daerah.

Soalnya, beberapa daerah termasuk di wilayah Indonesia bagian Timur belum bisa terpenuhi kebutuhan biodieselnya karena terhambatnya produksi. Saat ini, produksi biodiesel masih terbatas, karena jumlah produsennya juga terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×