kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.846   44,00   0,26%
  • IDX 8.253   -37,76   -0,46%
  • KOMPAS100 1.166   -6,08   -0,52%
  • LQ45 837   -4,62   -0,55%
  • ISSI 296   -0,42   -0,14%
  • IDX30 435   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 520   -0,03   -0,01%
  • IDX80 130   -0,66   -0,50%
  • IDXV30 143   0,92   0,65%
  • IDXQ30 140   -0,39   -0,28%

Kontribusi pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa terhadap PDB nasional capai 59%


Rabu, 05 Februari 2020 / 15:34 WIB
Kontribusi pertumbuhan ekonomi Pulau Jawa terhadap PDB nasional capai 59%
ILUSTRASI. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dikontribusikan oleh Pulau Jawa


Reporter: Grace Olivia | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Struktur perekonomian Indonesia secara spasial masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa sepanjang tahun 2019 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB nasional mencapai 59%. Tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Jawa mencapai 5,52% yang utamanya disumbang oleh DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat. 

Selanjutnya, kontribusi Pulau Sumatra terhadap PDB nasional menjadi yang kedua terbesar yaitu sebesar 21,32%. Sepanjang tahun lalu, ekonomi Sumatra mengalami pertumbuhan 4,57% dengan sumber utama yaitu Sumatra Utara, Riau, dan Sumatra Selatan. 

“Tidak banyak yang berubah pada tahun 2019 di mana provinsi-provinsi di Jawa dan Sumatra berkontribusi paling besar,” kata Suhariyanto, Rabu (5/2). 

Baca Juga: Produksi tambang Freeport lesu, ekonomi Papua merosot hingga 15,72%

Pulau Kalimantan mengambil porsi 8,05% dari PDB nasional dengan pertumbuhan 4,99% tahun lalu. Disusul Pulau Sulawesi yang tumbuh 6,65% dengan sumbangan porsi 6,33% dari struktur perekonomian nasional. 

Sementara, Pulau Bali dan Nusa Tenggara tumbuh 5,07% dan menyumbang porsi 3,06% dari PDB Indonesia. 

Terendah ialah pertumbuhan Pulau Maluku dan Papua yang tercatat mengalami kontraksi atau -7,4% sepanjang tahun lalu. Ekonomi Maluku dan Papua menyumbang 2,24% terhadap struktur PDB Indonesia. 

“Yang menjadi penarik ke bawah memang adalah pertumbuhan Papua yang mengalami kontraksi 15,72% pada tahun lalu,” tandas Suhariyanto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×