kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Konsumsi rumah tangga topang ekonomi Indonesia


Kamis, 27 Maret 2014 / 11:23 WIB
ILUSTRASI. Cara beli pulsa listrik & bayar tagihan listrik melalui BCA Mobile lewat m-Payment dan m-Commerce.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ekonom Bank DBS Gundy Cahyadi mengatakan konsumsi rumah tangga masih menjadi faktor utama yang mendukung perekonomian. Di samping pemulihan investasi, pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang kuat akan membentuk dasar pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun 2014.

"Pertumbuhan konsumsi masih sangat kuat. Sepanjang tahun 2013 pertumbuhan impor barang konsumen relatif stabil dibandingkan barang investasi, walaupun rupiah mengalami pelemahan," kata Gundy di Jakarta, Rabu (26/3/2014).

Gundy mengatakan, kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap pertumbuhan PDB secara keseluruhan tetap stabil. Kecenderungan tren saat ini menunjukkan pertumbuhan PDB secara keseluruhan tetap stabil.

"Kecenderungan tren saat ini menunjukkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan akan mencapai 5,6 persen year on year pada semester pertama 2014, sekitar 0,3 persen lebih tinggi dari rata-rata yang biasa terjadi semester pertama dalam 3 tahun terakhir," ujar dia.

Ketahanan yang mendasari konsumsi rumah tangga pun diyakini Gundy akan menambah dampak positif pemilu terhadap pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014. Ini berdasarkan indikator-indikator seperti misalnya kepercayaan konsumen yang telah pulih sebelum bulan Mei 2013.

"Berdasarkan survei BI (Bank Indonesia), penjualan ritel saat ini tumbuh lebih dari 20 persen year on year. Pertumbuhan pada penjualan kendaraan tetap kuat, tren tetap meningkat lebih dari 10 persen year on year hingga saat ini, mempertahankan pertumbuhan sejak tahun lalu," ungkapnya. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×