kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.711   30,00   0,17%
  • IDX 6.483   -51,96   -0,80%
  • KOMPAS100 859   -7,22   -0,83%
  • LQ45 654   -5,01   -0,76%
  • ISSI 224   -1,41   -0,63%
  • IDX30 363   -3,17   -0,86%
  • IDXHIDIV20 453   -5,22   -1,14%
  • IDX80 98   -0,82   -0,82%
  • IDXV30 125   -1,21   -0,96%
  • IDXQ30 117   -0,92   -0,78%

Komnas HAM minta hukuman mati dimoratorium


Kamis, 15 Januari 2015 / 23:16 WIB
ILUSTRASI. Daging merah adalah salah satu pantangan asam urat.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memandang konstitusi mengamanatkan agar HAM menjadi nilai dasar dalam kehidupan berpolitik, berbangsa dan bernegara.

Ketua Komnas HAM, Hafid Abbas, mengatakan, pihaknya tak setuju hukuman mati. Alasannya, rencana eksekusi mati tersebut menjauhkan dari upaya penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia.

"Komnas HAM mengingatkan hak hidup adalah hak yang tak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Serta proses hukum Indonesia masih jauh dari kompeten dan adil," kata Hafid di kantornya, Kamis (15/1/2015).

Komnas HAM sudah menyerukan pemerintah untuk moratorium eksekusi hukuman mati. Menurutnya, pemerintah bisa secara bertahap melakukan upaya penghapusan hukuman mati di Indonesia.

"Pandangan Komnas HAM agar HAM dijadikan sebagai nilai dasar dalam kehidupan berpolitik, berbangsa dan bernegara sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi," tandasnya. (Muhammad Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×