kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Komisi I: TNI belum putuskan soal Leopard


Selasa, 24 Januari 2012 / 20:29 WIB
ILUSTRASI. Ada banyak manfaat jagung yang bisa Anda dapatkan.


Reporter: Eka Saputra | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. DPR belum menemukan titik temu dengan pemerintah soal rencana pembelian tank Leopard dari Belanda. Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin menyebutkan, belum ada kesepakatan soal anggaran. Selain juga, belum ada keputusan dari TNI.

"Kan kemarin seolah-olah sudah memutuskan, nah sekarang jelas TNI akan memperdalam dari semua aspek dan akan diberitahukan lagi kemudian. Sesudah itu baru kita putuskan," jelas Hasanuddin usai mengikuti rapat dengan Kementerian Pertahanan dan jajaran petinggi Tentara Nasional Indonesia, hari ini (24/1).

Lanjut Hasanuddin, DPR mengakui pengadaan Main Battle Tank (MBT) merupakan sesuatu yang penting dan sudah disetujui sejak lama. Tinggal rincian perencanaan dan pelaksanaannya saja.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan, pihaknya membutuhkan tank dengan spesifikasi yang sesuai di medan berat. Untuk itulah diperlukan pengadaan MBT. Namun, pembelian Leopard baru merupakan sebuah opsi yang belum final. "Tidak hanya Leopard opsinya," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×