kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Komisi etik periksa wartawan TV One


Rabu, 06 Maret 2013 / 22:27 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa sejumlah saksi terkait bocornya surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) atas nama mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Anggota Komite Etik dari unsur internal KPK Abdullah Hehamahua menyatakan, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi. "Hari ini, baru diperiksa seorang saksi internal KPK dan seorang wartawan dari TV One," ujarnya, Rabu (6/3/2013).

Namun, Abdullah yang juga sebagai penasehat KPK ini enggan menjelaskan identitas seorang saksi internal KPK yang diperiksa pihaknya itu. Yang jelas, ujarnya, saksi internal KPK itu adalah pegawai KPK.Ketua Komite Etik KPK Anies Baswedan membenarkan jika saksi dari unsur wartawan yang dimaksud ialah wartawan dari sebuah stasiun TV swasta.  

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×