kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Komisi etik periksa wartawan TV One


Rabu, 06 Maret 2013 / 22:27 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai memeriksa sejumlah saksi terkait bocornya surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) atas nama mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Anggota Komite Etik dari unsur internal KPK Abdullah Hehamahua menyatakan, pihaknya telah memeriksa dua orang saksi. "Hari ini, baru diperiksa seorang saksi internal KPK dan seorang wartawan dari TV One," ujarnya, Rabu (6/3/2013).

Namun, Abdullah yang juga sebagai penasehat KPK ini enggan menjelaskan identitas seorang saksi internal KPK yang diperiksa pihaknya itu. Yang jelas, ujarnya, saksi internal KPK itu adalah pegawai KPK.Ketua Komite Etik KPK Anies Baswedan membenarkan jika saksi dari unsur wartawan yang dimaksud ialah wartawan dari sebuah stasiun TV swasta.  

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×