kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Kominfo gandeng Facebook rilis chatbot WhatsApp tentang virus corona


Kamis, 19 Maret 2020 / 22:10 WIB


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kominfo bekerjasama dengan WhatsApp (Facebook) dan Telkom Group membangun chatbot WA terkait informasi mengenai virus corona yang bisa diakses publik dengan nama akun (covid19.go.id). Diharapkan chatbot tersebut dapat menjadi akses publik untuk mendapatkan informasi terkait COVID-19.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menjelaskan, publik dapat berinteraksi dengan akun chat resmi pemerintah tersebut untuk memperoleh informasi secara interaktif melalui chatbot yang kontennya disediakan oleh BNPB dan Kemenkes RI.

Baca Juga: Meski corona mewabah, pengamat sebut pasokan beras mencukupi

"Sosialisasi akun chat resmi ini akan dilakukan melalui lembaga penyiaran, SMS blast, banner di media online dan flyers," ujar Johnny dalam konferensi pers online di Kominfo TV, Kamis (19/3).

Johnny mengatakan, WhatsApp (Facebook) juga sudah berkomitmen memberikan kebijakan khusus bagi Indonesia untuk dapat menyalurkan pesan WhatsApp blast terkait pandemi Covid19.

"Facebook selaku pemilik WhatsApp juga berkomitmen untuk memberikan kebijakan khusus Indonesia untuk dapat menyalurkan pesan WhatsApp blast terkait COVID-19. Kemkominfo menyediakan form bagi publik yang bersedia menerima blast pada akun WhatsApp," ujarnya.

Kementerian Kominfo akan menyediakan form bagi publik yang bersedia menerima pesan blast pada akun WhatsApp-nya. Whatsapp hanya memberikan kebijakan ini secara eksklusif kepada dua negara, yakni Indonesia dan Singapura.

Baca Juga: Walau ada corona, Bank Mandiri pastikan KUR bisa tersalurkan 100%

Ia mengungkapkan, chatbot dan pesan blast pada platform WhatsApp diharapkan sudah live trial mulai Jumat, 20 Maret 2020 malam besok. Sosialisasi mengenai akun chatbot tersebut akan dilakukan melalui lembaga penyiaran, SMS blast, dan banner di media sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×