kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.979   87,00   0,49%
  • IDX 5.951   -150,14   -2,46%
  • KOMPAS100 774   -22,02   -2,77%
  • LQ45 584   -14,08   -2,35%
  • ISSI 206   -5,45   -2,57%
  • IDX30 331   -7,41   -2,19%
  • IDXHIDIV20 404   -8,15   -1,97%
  • IDX80 88   -2,47   -2,73%
  • IDXV30 109   -1,84   -1,66%
  • IDXQ30 106   -2,16   -2,00%

KNKT siap usut secara teknis Sukhoi Superjet 100


Rabu, 09 Mei 2012 / 22:25 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita melintas di pintu masuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Senin (23/10). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.


Reporter: Melati Amaya Dori | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam konferensi pers malam ini (8/5) menyatakan siap untuk menyelidiki peristiwa hilangnya pesawat Sukhoi Superjet 100.

"Kami sangat berkepentingan untuk menginvestigasi penyebab peristiwa ini, terutama dari segi teknis kondisi pesawat," papar Tatang Kurniadi, Ketua KNKT.

Dalam peristiwa ini, KNKT sebagai komite yang memang khusus menangani investigasi terhadap keselamatan dalam bertransportasi memiliki wewenang untuk melakukan investigasi atas penyebab secara teknis dan standar operasional yang berlaku untuk penerbangan sebuah pesawat Sukhoi.

Meski begitu, ada sedikit kendala dalam investigasi yang akan dilakukan. Pasalnya, "Untuk superjet tipe 100 ini, KNKT tidak memiliki expert di bidangnya. Itu sebabnya, kami tidak segan untuk memanggil perakit pesawatnya langsung dari pabrik pembuatan pesawat ini," tambah Tatang.

KNKT di tiap negara merupakan sebuah lembaga pertama yang berwenang untuk melakukan investigasi seperti hal ini, termasuk wewenang mendatangkan ahli dari perakit pesawat yang sedang di investigasi. Hal ini tercatat dalam International Civil Aviation Organization (ICAO) dan Undang-undang no 1 tahun tentang penerbangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×