kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.921   8,00   0,04%
  • IDX 6.055   17,89   0,30%
  • KOMPAS100 779   1,70   0,22%
  • LQ45 596   0,57   0,10%
  • ISSI 210   0,39   0,18%
  • IDX30 331   0,71   0,21%
  • IDXHIDIV20 423   -0,09   -0,02%
  • IDX80 89   0,14   0,16%
  • IDXV30 115   0,13   0,11%
  • IDXQ30 108   0,18   0,17%

KLHK telusuri tangan swasta di hutan adat


Jumat, 30 Desember 2016 / 19:17 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, akan menyerahkan pengelolaan 12,7 juta hektare lahan hutan adat ke masyarakat kawasan hutan. Untuk itu, dia memerintahkan  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera melaksanakan tugas agar pengelolaan lahan tersebut bisa segera diberikan ke masyarakat.

Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, akan segera melaksanakan tugas tersebut. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah dengan memverifikasi lahan hutan yang pengelolaannya akan diserahkan ke masyarakat.

Verifikasi dilakukan karena saat ini beberapa kawasan sudah dikelola swasta. "Akan dilihat lagi, ada swastanya tidak, kalau ada ya kami akan panggil untuk beri pengertian," katanya di Komplek Istana Negara Jumat (30/12).

Sementara itu Presiden Joko Widodo berharap setelah pemerintah memberikan surat keputusan penyerahan pengelolaan hutan adat ke masyarakat, lahan tersebut bisa digunakan sebaik- baiknya untuk kehidupan mereka. Jokowi juga berharap, masyarakat adat bisa tetap menjaga kelestarian hutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×