kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kilang TPPI akan dihidupkan demi kurangi impor


Selasa, 07 Agustus 2018 / 06:00 WIB


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menghidupkan dan mengoptimalkan kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Ini bakal menjadi strategi menurunkan impor bahan kimia dan bahan bakar minyak (BBM). Namun, upaya ini terkendala besarnya utang TPPI.

Keputusan menghidupkan TPPI keluar pasca rapat Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Senin (6/8). "Jika (utang) sudah di-clear-kan, perusahaan bisa berjalan," katanya.

PT Perusahaan Pengelola Aset mencatat total utang TPPI pada 2012 sebesar Rp 17,88 triliun kepada 362 kreditur. Utang terbesar ke PT Pertamina senilai Rp 6,57 triliun.

Kilang TPPI bisa menghasilkan BBM dan bahan kimia, sehingga bisa mengurangi impor dua komoditas tersebut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor bahan kimia organik sepanjang semester I 2018 mencapai US$ 3,26 miliar, naik 10,9% dibanding periode sama tahun lalu hanya US$ 2,94 miliar. Jumlah itu menyumbang 4,35% terhadap seluruh impor non migas.

Pada periode sama, impor hasil minyak mencapai US$ 12,17 miliar, turun 11,03% year on year (YoY). Jumlah itu berkontribusi 14,94% terhadap total impor.

Issa Rahmatawata, Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan mengaku belum tahu skema yang akan digunakan untuk menyelesaikan utang-utang tersebut. "Nanti dalam waktu segera akan diundang Pak Menko (Menko Perekonomian Darmin Nasution)," jelas Issa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×