kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Khofifah ingin LRT, tapi Menhub sarankan ART yang dibangun di Jawa Timur


Jumat, 17 Januari 2020 / 12:43 WIB
ILUSTRASI. Jalur lintasan kereta ringan atau LRT Jabodebek terlihat dari ketinggian di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (07/01).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Menurut Budi, akan digunakan uji coba dengan jarak 5-7 kilometer terlebih dahulu. "Kalau itu memberikan solusi yang baik, kita ikuti dengan yang lain," tambah Budi.

Sementara itu, Khofifah terdapat 218 proyek yang tercantum dalam Perpres 80/2019 tersebut. Khofifah berharap, dengan adanya percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur, maka meningkatkan kontribusi Jawa Timur terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: Gubernur Jatim tetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi selama 150 hari

Menurut Khofifah, percepatan pembangunan ini akan mendongkrak protensi yang dimiliki Jawa Timur. Dia melanjutkan, bila pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur ingin digenjot menjadi 7% maka dibutuhkan nilai investasi baru yang besar.

"Kalau mau 7% harus ada tambahan investasi baru paling tidak Rp 42 triliun. Sekarang pertumbuhan ekonomi di Jatim 5,52%, inflasi Jatim 2,2%. Saya berharap ini akan bisa terdorong oleh seluruh percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur," kata Khofifah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×