kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Ketua DPRD Bogor digelandang ke rutan KPK


Kamis, 18 April 2013 / 15:56 WIB
ILUSTRASI. Lagu Bruno Mars 24K Magic menjadi salah satu pemenang Grammy Awards untuk album of the year. REUTERS/Lucas Jackson


Reporter: RR Putri Werdiningsih |

JAKARTA. Ketua DPRD Bogor Iyus Djuher akhirnya digelandang ke rumah tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia ditahan paska ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin tanah pemakaman di Desa Tanjung Sari, Bogor.

"Yang bersangkutan ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK," kata Kepala Bidang Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha saat ditemui di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Politikus Partai Demokrat yang ditangkap KPK sejak kemarin pagi (17/4) akhirnya resmi mengenakan baju tahan korupsi. Sayangnya ia enggan untuk berkomentar banyak ketika dikonfirmasi mengenai keterlibatannya dalam kasus tersebut.

"Enggak," ujar Iyus membantah tudingan penerimaan suap.

Sebelumnya KPK telah menetapkan 5 orang tersangka terkait pemberian hadiah atau janji dalam pengurusan izin pemakaman tanah seluas 1 juta meter persegi di Desa Antar Jaya, Tanjung Sari Bogor.  Adapun tersangka yang ditetapkan adalah Ketua DPRD Bogor Iyus Djuher, pns Pemkab Bogor Usep Jumeno, pegawai honorer Pemkab Bogor Listo Wely Sabu, Direktur PT Garindo Perkasa Sentot Susilo dan pihak swasta Nana Supriatna. Iyus, Usep dan Wely dijerat dengan pasal penerimaan suap sedangkan Sentot dan Nana dijerat dengan pasal pemberian suap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×