kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.959   22,56   0,25%
  • KOMPAS100 1.236   6,44   0,52%
  • LQ45 871   3,11   0,36%
  • ISSI 326   2,06   0,64%
  • IDX30 442   2,74   0,62%
  • IDXHIDIV20 521   4,32   0,84%
  • IDX80 138   0,77   0,56%
  • IDXV30 145   1,30   0,90%
  • IDXQ30 142   1,11   0,79%

Kerusuhan Bangkok, Peluang Genjot Kunjungan Wisman ke Indonesia


Selasa, 25 Mei 2010 / 10:05 WIB
Kerusuhan Bangkok, Peluang Genjot Kunjungan Wisman ke Indonesia


Reporter: Hans Henricus | Editor: Tri Adi

JAKARTA. Kerusuhan di Bangkok, Thailand rupanya menciptakan peluang bagi Indonesia. Sebab, pemerintah memanfaatkan pengalihan turis asing akibat kerusuhan yang terjadi di negeri Gajah Putih itu untuk menggenjot jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik mengatakan beralihnya turis asing ke Indonesia lantaran membatalkan kunjungannya ke Bangkok itu masih berlanjut hingga musim liburan pertengahan tahun ini. "Sehingga dapat membantu realisasi target wisman sebanyak 7 juta orang pada 2010," ujar Jero di Istana Wakil Presiden, Senin (24/5).

Menurut Jero, pemerintah akan memanfaatkan dengan maksimal turis-turis asing yang batal ke Bangkok untuk berlibur ke ke daerah tujuan wisata antara lain Bali, Lombok, dan Jakarta. "Jakarta juga menjadi tujuan turis yang semula ke Bangkok," katanya.

Politisi partai Demokrat itu menambahkan beralihnya turis asing dari Bangkok ikut mendongkrak kunjungan wisman ke Indonesia pada kurtal pertama 2010. Jero mengungkapkan, pada kuartal pertama 2010 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1,6 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×