kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Kepala BPS: Dampak Peningkatan BBM Bersubsidi Tergantung Skenario Pemerintah


Kamis, 01 September 2022 / 18:52 WIB
Kepala BPS: Dampak Peningkatan BBM Bersubsidi Tergantung Skenario Pemerintah
ILUSTRASI. Kepala BPS Sebut Dampak Peningkatan BBM Bersubsidi Tergantung Skenario Pemerintah.Foto Dok.Humas BPS


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sudah menggaungkan wacana peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah wacana ini jadi diimplementasikan. 

Sejalan dengan ini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan pihaknya tidak memiliki hitungan berapa baiknya besaran peningkatan harga BBM bersubsidi, agar tak menganggu laju inflasi dan bahkan mengganggu daya beli masyarakat. 

Dirinya menegaskan, dampak peningkatan harga BBM bersubsidi terhadap inflasi dan daya beli ini akan sangat bergantung dari langkah yang diambil oleh pemerintah. Plus, belum tentu dampaknya akan sama dengan saat peningkatan harga BBM pada periode sebelum-sebelumnya. 

Baca Juga: Menko Airlangga: Deflasi Agustus Buah Usaha Ekstra Pemerintah Tekan Inflasi

“Ini tergantung bagaimana pemerintah menyiapkan skenario untuk menahan dampaknya. Memang, dampaknya akan sangat berbeda dari waktu ke waktu,” tegasnya dalam konferensi pers daring, Kamis (1/9). 

Berbeda dengan kepastian peningkatan harga BBM bersubsidi yang simpang siur, pemerintah telah mengerek harga BBM non subsidi sejak April 2022. Margo pun menyebut peningkatan harga BBM ini perlu menjadi perhatian ekstra. 

Baca Juga: Regulasi yang Komprehensif Dinilai Akan Mudahkan Penyaluran Subsidi BBM Tepat Sasaran

Pasalnya, ini cukup memberi efek multiplier pada perekonomian. “Kalau harga BBM naik, akan menyebabkan harga-harga di beberapa sektor lain untuk meningkat dan akan berdampak pada inflasi umum,” tandas Margo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×