kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Kenaikan tarif transportasi dan bahan makanan picu inflasi Lebaran 2018


Senin, 02 Juli 2018 / 12:51 WIB
Kenaikan tarif transportasi dan bahan makanan picu inflasi Lebaran 2018
ILUSTRASI. Penjualan daging ayam


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi Juni 2018 sebesar 0,59%. Angka ini lebih rendah dibanding inflasi Juni tahun sebelumnya yang juga bertepatan dengan Lebaran 2017 sebesar 0,69%.

Dengan perkembangan tersebut, inflasi tahun kalender Januari-Juni 2018 tercatat sebesar 1,9%. Sementara inflasi tahunan Juni 2018 sebesar 3,12% year on year (YoY).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi Juni tahun ini utamanya disebabkan oleh inflasi pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Kelompok ini mengalami inflasi 1,5% sehingga memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,26%.

"Karena ada Lebaran dan libur panjang, permintaan naik sekali," kata Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Senin (2/7).

Inflasi pada kelompok ini, didominasi oleh kenaikan tarif angkutan udara dengan andil 0,15%, tarif angkutan antar kota dengan andil 0,08%, dan tarif angkutan kereta api dengan andil 0,01%.

Selain kelompok transprotasi, inflasi Juni juga disumbang oleh bahan makanan sebesar 0,88% dengan andil 0,19%. Inflasi pada kelompok ini, disumbang oleh ikan segar dengan andil 0,08%, daging ayam ras dengan andil 0,03%, serta daging ayam kampung, daging sapi, kacang panjang, bawang merah, dan kelapa dengan andil masing-masing 0,01%.

BPS juga mencatat, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau dengan andil 0,08%, perumahan dengan andil 0,03%, sandang dengan andil 0,02%, kesehatan dengan andil 0,01% dan pendidikan 0%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×