kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Kemungkinan WNI korban pesawat MH17 bertambah


Jumat, 18 Juli 2014 / 11:20 WIB
ILUSTRASI. Ikuti 8 cara dekorasi rumah kontrakan sederhana yang mudah Anda lakukan


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kedutaan Besar Indoensia di Kula Lumpur menyebutkan terbuka kemungkinan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban jatuhnya pesawat Malaysian Airlines (MAS) MH 17 di Ukraina Timur bertambah.

KBRI telah mendapatkan informasi Malaysia Airlines (MAS) dan Kuala Lumpur International Airport (KLIA) bahwa WNI yang menjadi korban pesawat naas itu sebanyak 12 orang. "Berdasarkan penjelasan pihak MAS dan KLIA, jumlah penumpang WNI dapat bertambah karena masih adanya penumpang yang belum selesai diidentifikasi kewarganegaraannya," demikian pernyataan tertulis KBRI Kuala Lumpur yang diterima KONTAN, Jumat (18/7).

KBRI Kuala Lumpur menerima informasi mengenai jatuhnya pesawat Malaysian Airlines (MAS) MH 17 di Ukraina Timur berbatasan dengan Rusia pada 17 Juli 2014 malam. MH 17 sedang dalam penerbangan dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, membawa sebanyak 280 penumpang dan 15 awak kapal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×