kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.035   -66,02   -1,08%
  • KOMPAS100 788   -7,51   -0,94%
  • LQ45 594   -4,00   -0,67%
  • ISSI 210   -2,14   -1,01%
  • IDX30 336   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 411   -1,29   -0,31%
  • IDX80 89   -0,87   -0,97%
  • IDXV30 111   0,12   0,10%
  • IDXQ30 107   -0,27   -0,25%

Kemsos alokasikan dana Rp 250,1 miliar untuk penanggulangan kemiskinan


Rabu, 09 Maret 2011 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menggunakan masker melintas di depan papan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/2). IHSG menguat 19,44 poin atau 0,33% ke 5.86,96 pada perdagangan Selasa (18/1).


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Sosial mengalokasikan anggaran sekitar Rp 250,1 miliar untuk penanggulangan kemiskinan baik di perkotaan dan pedesaan tahun ini. Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri mengatakan, kegiatan ini meliputi pusat maupun daerah dan tugas pembantuan untuk penanggulangan kemiskinan.

Salim menjelaskan, alokasi untuk kegiatan penanggulangan kemiskinan perkotaan sekitar Rp 77,5 miliar. Kegiatan ini meliputi pembedayaan fakir miskin melalui Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS). "Juga untuk rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni," jelasnya, Rabu (9/3).

Untuk alokasi dekonsentrasi sekitar Rp 54,6 miliar dengan target sasaran pemberdayaan fakir miskin sebanyak 23.568 kepala keluarga melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE).

Salim menambahkan, untuk kegiatan penanggulangan kemiskinan pedesaan pada tahun 2011 ini mengalokasikan sebanyak Rp 128,1 miliar, kegiatan ini melalui program BLPS di 32 provinsi dengan target 21.541 kepala keluarga, "Ini semua dalam bentuk KUBE," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×