Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.460
  • EMAS663.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Kemnag mulai bahas rancangan biaya haji 2019

Kamis, 08 November 2018 / 23:21 WIB

Kemnag mulai bahas rancangan biaya haji 2019
ILUSTRASI. ilustrasi penginapan haji - Calon Jamaah haji di Asrama Haji

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Agama (Kemnag) mulai membahas rencana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440/2019M. Pembahasan ini dipimpin Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (8/11).

BPIH ditargetkan selesai pada akhir Desember 2018 atau Januari 2019. Sebelumnya, Menag Lukman dijadwalkan akan bertolak ke Arab Saudi untuk membahas kesiapan haji dengan Kementerian Haji Arab Saudi dan Muassasah.


Turut hadir Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali, Sesditjen Ramadhan Harisman, Direktur Pengelolaan Dana Haji Maman Fathurahman, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Muhajirin Yanis, Direktur Bina Haji Khoirizi, dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim.

Pembahasan BPIH dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kuota, layanan akomodasi di Makkah dan Madinah, biaya tiket pesawat, katering serta transportasi. Termasuk juga fasilitas koper dan tas jinjing (handbag) yang akan diberikan kepada jemaah.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, rancangan ini masih bersifat tentatif. Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) akan melakukan pengecekan ke lapangan untuk memastikan biaya setiap komponennya. 

Menurut Menag, tim Ditjen PHU juga akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam proses penyusunan ini.

Menag juga menggarisbawahi sejumlah hal, antara lain terkait dengan fasilitas pendingin tenda di Arafah, apakah akan menggunakan kipas angin, ataukah AC. Selain itu juga dibahas terkait dengan koper jemaah. Menag minta koper tahun depan lebih baik lagi.

“Kapasitas koper agar lebih besar dari tahun lalu dan bahannya lebih kuat. Untuk tas jinjing agar dibuat lebih fleksibel. Lalu buku manasik agar lebih cepat didistribusikan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH. Jangan terlambat,” tandasnya dalam siaran pers, Kamis (8/11).


Reporter: Umi Kulsum
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

Tag
TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 0.0429 || diagnostic_web = 0.3247

Close [X]
×