kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kemkeu bahas anggaran pengamanan pemilu untuk TNI


Selasa, 25 Februari 2014 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Saat ini, pelaku pasar juga tengah menanti laporan data ketenagakerjaan di AS yang rilis akhir pekan ini. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/02/2022.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah menyetujui anggaran Rp 100 miliar untuk pengamanan pemilihan umum (pemilu) bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Persetujuan ini sudah sampai ke Kementerian Keuangan (Kemkeu) dan sedang dibahas kepastian alokasi anggarannya.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, awalnya Kementerian Pertahanan mengusulkan biaya TNI untuk pengamanan pemilu sebesar Rp 100 miliar-Rp 300 miliar. Namun yang disetujui DPR hanya sebesar Rp 100 miliar.

Nominal Rp 100 miliar ini pun saat ini sedang diproses lagi di Kemkeu untuk memastikan berapa anggaran yang akan diberi. "Harusnya mengarah ke sana (Rp 100 miliar). Kita lihat nanti," ujar Askolani yang ditemui sebelum rapat di Badan Anggaran DPR RI Jakarta, Selasa (25/2).

Menurut Askolani, pengamanan pertama bagi pemilu datang dari kepolisian. Dalam hal ini Kemkeu sudah mencairkan anggaran Rp 100 miliar untuk polisi.

TNI hanya menjadi back up pengamanan saja dalam penyelenggaran Pemilu 2014. Karenanya, alokasi dana untuk TNI ini hingga kini masih dipertimbangkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×