kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.282   149,86   1,84%
  • KOMPAS100 1.170   24,04   2,10%
  • LQ45 840   11,01   1,33%
  • ISSI 296   7,37   2,56%
  • IDX30 435   3,95   0,92%
  • IDXHIDIV20 518   -0,19   -0,04%
  • IDX80 131   2,50   1,95%
  • IDXV30 143   1,39   0,98%
  • IDXQ30 140   0,04   0,03%

Kemhub targetkan penyelesaian ramp check bus mencapai 85% pada H-7 Lebaran


Senin, 20 Mei 2019 / 17:23 WIB
Kemhub targetkan penyelesaian ramp check bus mencapai 85% pada H-7 Lebaran


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemhub) menargetkan penyelesaian pengecekan kelaikan (ramp check) bus akan mencapai 85% hingga H-7 Lebaran. Target ini meningkat dari tahun lalu yang sebesar 80%.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemhub) Budi Setiyadi mengatakan, terdapat sekitar 51.000 bus dari DKI Jakarta yang akan beroperasi saat lebaran. "Yang di Jakarta yang izin ke saya ada sekitar 51.000, lainnya yang antara kota antara provinsi yang menjadi tanggungjawab provinsi," kata Budi, Senin (20/5).

Lebih lanjut Budi menerangkan, hingga saat ini ramp check untuk bus masih terus berjalan. Dia belum bisa menyebut secara pasti berapa banyak bus yang telah menyelesaikan ramp check hingga saat ini.

"Sekarang masih belum banyak. Karena masih belum laporan. Karena sistem laporannya menggunakan by system itu, sebenarnya sudah banyak yang melakukan tapi belum maksimal semua," ujar Budi.

Budi menambahkan, pelaksanaan ramp check bisa dilakukan oleh Kementerian Perhubungan yang dibantu oleh kepolisian, ada yang dilakukan oleh dinas perhubungan provinsi dan dinas perhubungan kabupaten. Tak hanya itu, ramp check bisa dilakukan secara mandiri atau dilakukan oleh perusahaan bus.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau supaya setiap mobil atau bus yang akan melakukan perjalanan mudik segera melakukan ramp check. Apalagi menurutnya masih banyak mobil dan bus pariwisata yang dalam kondisi tidak baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×