kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kementerian Luar Negeri akui ada upaya pemulangan Nunun di Thailand


Rabu, 01 Juni 2011 / 10:41 WIB
ILUSTRASI. Berdasarkan data PIPU Bank Indonesia per Selasa (25/8), bunga deposito tertinggi di bank saat ini cuma 5,63%.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, sudah ada kerjasama untuk memulangkan Nunun Nurbaeti antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan perwakilan luar negeri di Thailand. Nunun adalah tersangka dugaan suap pemilihan Deputi Gubenur Bank Indonesia Miranda S. Goeltom.

Menurut Marty, kerjasama tersebut berjalan baik. "Kerjasama memang sudah ada dan saya tidak bisa lebih dari itu dan itu optimal," katanya sebelum mengikuti peringatan pidato Bung Karno di Gedung MPR/DPR, Rabu (1/6).

Namun, Marty membantah jika Nunun telah ditangkap. Dia juga membantah jika Nunun ditempatkan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Thailand. "Itu tidak ada. Tidak ada di wisma," kata Marty

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah membantah kabar penangkapan tersebut. Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, tidak ada penangkapan Nunun. Menurutnya, KPK hanya mengirimkan tim ke Thailand untuk berkoordinasi untuk memulangkan istri anggota DPR Adang Daradjatun tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×