kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.872   29,00   0,17%
  • IDX 8.219   -46,79   -0,57%
  • KOMPAS100 1.159   -9,20   -0,79%
  • LQ45 830   -8,91   -1,06%
  • ISSI 295   -1,13   -0,38%
  • IDX30 433   -3,16   -0,73%
  • IDXHIDIV20 517   -3,83   -0,74%
  • IDX80 129   -1,09   -0,83%
  • IDXV30 143   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   -1,43   -1,02%

Dukung MBG, Polri Kembangkan Alat Tes Keamanan Pangan


Jumat, 13 Februari 2026 / 11:06 WIB
Dukung MBG, Polri Kembangkan Alat Tes Keamanan Pangan
ILUSTRASI. Pusdokkes Polri berhasil kembangkan alat food safety kit untuk program Makan Bergizi Gratis. Ini memastikan keamanan pangan jutaan penerima manfaat. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri mengklaim telah mengembangkan alat food safety kit untuk mendukung keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pada tahap awal ini Pusdokkes berhasil memproduksi 400 alat tes keamanan pangan di setiap bulannya.

Listyo menargetkan pada jangka panjang Pusdokkes bisa berkontribusi untuk mendukung pengadaan test kit kebutuhan 33 ribu SPPG skala nasional.

"Pada tahap awal ini kita ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan 1.500 SPPG Polri, dan pada jangka panjang diproyeksikan akan mampu mendukung kebutuhan 33.000 SPPG pada skala nasional," urai Listyo dalam Peresmian 1.072 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan, di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Imbau Publik Tak Protes Program MBG, Purbaya: Untuk Pemerataan & Stabilitas Sosial

Dalam memperkuat ekosistem keamanan pangan, Polri juga merekrut 596 bintara yang memiliki kompetensi khusus di bidang kesehatan.

Bintara ini nantinya secara khusus akan ditugaskan untuk membantu penerapan food security dan pengendalian mutu pada SPPG Polri.

Dari sisi ekosistem rantai pasok bahan baku, sejumlah SPPG Polri juga telah dilengkapi dengan keunggulan kemandirian pangan.

Sebagai contoh, SPPG Polda Metro Jaya yang memanfaatkan lahan seluas 49 hektar untuk tambak ikan, membangun peternakan terintegrasi untuk ayam dan kambing.

Selain itu, SPPG Polda Metro Jaya juga mengembangkan tanaman hidroponik untuk mendukung ketersediaan bahan baku MBG.

Baca Juga: Serapan Anggaran Program MBG di Kuartal I 2026 Diperkirakan Capai Rp 60 Triliun

"Ke depan seluruh SPPG Polri akan didukung dengan ekosistem rantai pasok bahan baku guna menjamin ketersediaan pasokan yang berkelanjutan, menjaga stabilitas harga dan kualitas bahan baku, serta mewujudkan kemandirian pangan yang terintegrasi yang diharapkan," jelas Listyo.

Diketahui, saat ini Polri tengah membangun 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditargetkan bisa menyerap 58.950 tenaga kerja.

Lebih detail, sebanyak 411 SPPG saat ini telah beroperasi, 169 SPPG persiapan operasional, 499 SPPG dalam tahap pembangunan dan 107 SPPG dalam tahap groundbreaking.

"Apabila seluruh SPPG tersebut telah beroperasi, diproyeksikan dapat memberi manfaat bagi 2.947.500 orang dan menyerap 58.950 tenaga kerja," urai Listyo.

Selanjutnya: Libur Imlek Picu Lonjakan Wisata, OYO Tebar Diskon Menginap 26%

Menarik Dibaca: 46% Orang Indonesia Dehidrasi Ringan, Ini Tips Cukupi Cairan Khususnya Saat Puasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×