kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kementerian Keuangan minta tambahan anggaran lagi


Kamis, 21 Oktober 2010 / 12:33 WIB
ILUSTRASI. Kartu kredit MasterCard


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kementerian Keuangan mengajukan penambahan anggaran sekitar Rp 1 triliun untuk tahun depan. Cuma, DPR menolak penambahan anggaran itu.

Kementerian Keuangan berniat menambah anggaran dari Rp 16,46 triliun menjadi Rp 17,5 triliun. Anggaran untuk belanja pegawai sebesar Rp 7,29 triliun, belanja modal Rp 3,5 triliun dan belanja barang Rp 6,52 triliun.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan penambahan anggaran ini untuk kebutuhan mendesak. Dia mencontohkan seperti pengadaan lahan pengadilan pajak. "Ini termasuk program prioritas yang tidak boleh ditinggalkan," kata Agus, saat rapat kerja di Komisi XI DPR, Kamis (21/10).

Anggota Komisi XI DPR Laurens Bahang Dama menolak permintaan dana tersebut. Sebab, dia menilai anggaran Kementerian Keuangan sudah cukup besar. Apalagi, dia mengatakan Kementerian Keuangan juga sudah mengajukan peningkatan anggaran. "Awalnya, pagu sementara hanya Rp 14,5 triliun, tapi sudah naik jadi Rp 16,46 triliun, sekarang kok minta lagi," jelas Laurens.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×