kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.050   42,00   0,23%
  • IDX 6.264   29,41   0,47%
  • KOMPAS100 822   3,36   0,41%
  • LQ45 626   2,51   0,40%
  • ISSI 217   0,86   0,40%
  • IDX30 352   2,00   0,57%
  • IDXHIDIV20 432   1,19   0,28%
  • IDX80 94   0,38   0,41%
  • IDXV30 119   0,44   0,37%
  • IDXQ30 112   0,28   0,25%

Kementerian Kesehatan pastikan tidak akan menaikkan premi BPJS


Minggu, 05 Agustus 2018 / 15:42 WIB
ILUSTRASI. BPJS Kesehatan


Reporter: Abdul Basith | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemkes) memastikan tidak akan menaikkan tarif premi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Peningkatan premi BPJS sebelumnya menjadi salah satu opsi pemerintah dalam mengatasi defisit BPJS. Setiap opsi dikaji oleh Kemkes untuk melihat dampak positif dan negatifnya.

"Penanganan defisit BPJS sudah dibahas sejak tahun lalu, dengan melihat semua opsi termasuk peningkatan premi," ujar Sekretaris Jenderal Kemjes Untung Suseno Sutarjo kepada Kontan.co.id akhir pekan lalu.

Meski begitu, peningkatan premi diakui tidak akan menjadi jalan yang ditempuh pemerintah untuk mengatasi defisit BPJS. Pasalnya defisit BPJS disebabkan oleh berbagai faktor.

Untung bilang, masalah penunggakan menjadi masalah utama dari kesulitan BPJS. Oleh karena itu, menaikkan premi justru dikhawatirkan akan menambah kesulitan bagi peserta BPJS.

"Penunggakan premi cukup besar, dan peningkatan premi akan menyebabkan lebih banyak peserta yang menunggak," terang Untung.

Saat ini, pemerintah tengah merumuskan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengatasi defisit BPJS yang diharapkan dapat segera terbit dalam waktu dekat.

Asal tahu saja, sebelumnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan pemerintah untuk menaikkan iuran bagi peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Peserta non PBI dibagi menjadi tiga kelas dengan iuran yang berbeda. Kelas 1 harus membayar iuran sebesar Rp 80.000, kelas 2 membayar iuran Rp 51.000, dan kelas 3 dengan iuran sebesar Rp 25.500.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×