kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Kementerian ATR menyebut RDTR bisa percepat investasi


Jumat, 08 November 2019 / 20:03 WIB
ILUSTRASI. Menteri Sofyan djalil.


Reporter: | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebutkan, rencana detail tata ruang (RDTR) yang merupakan bagian penting dalam sistem Online Single Submission (OSS) dapat mempercepat investasi. Pasalnya, izin lokasi dapat langsung diterbitkan pada daerah yang telah memiliki RDTR.

"Pemerintah punya komitmen bagaimana kita jadikan tata ruang ini bisa menjadi lebih tertib, lebih efektif tanpa banyak hambatan birokrasi," kata Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Jumat (8/11).

Baca Juga: Kementerian Agraria: Baru ada 53 kabupaten/kota yang punya rencana detail tata ruang

Lebih lainjut, Kementerian ATR/BPN mewacanakan untuk menghapus izin mendirikan bangunan (IMB) dan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Namun, hal itu masih perlu pembahasan lebih lanjut dengan berbagai stakeholder terkait.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, perlu ada penataan ulang terkait perizinan. Pertama, penyederhanaan perizinan.

"IMB mungkin harus tetap ada, tapi Amdal lalu lintas, amdal lingkungan itu harus jadi satu paket saja, itu namanya penyederhanaan," kata Bima.

Kedua, terkait kewenangan, karena banyaknya tumpang tindih kewenangan. Ketiga, terkait keseimbangan, yakni perlunya mekanisme perencanaan berbanding lurus dengan pengawasan.

"Pembangunan yang berorientasi investasi tapi disisi lain kualitas hidup terjaga, kualitas lingkungan hidup terjaga," tutur Bima.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×